Nama-nama Alquran

Tuhan menamai bukunya dengan Alquran yang berarti “membaca”. Ini bisa dilihat dalam surat Alquran; ayat 17 dan 18 seperti yang disebutkan di atas.

Nama ini diperkuat oleh ayat-ayat yang ditemukan dalam surat ayat Al-Isra 88; surat dari Al-Baqarah ayat 85; Surat Al-Hijr ayat 87; Surat Thaha 2; Surat An-Naml ayat 6; surat dari Al-Ahqaf ayat 29; surat dari Al-Waqiah ayat 77; Surat dari Al-Hasyr 21 dan ayat Ad-Dahr 23.

Menurut makna ayat-ayat di atas, Alquran digunakan sebagai nama untuk pena Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad.

Selain Alquran, Allah juga memberikan nama lain untuk bukunya seperti:

Al-Kitab atau Kitabullah: adalah sinonim untuk kata Alquran sebagaimana dinyatakan dalam ayat 2 Al-Baqarah yang berarti: “Buku ini (Alquran) tidak memiliki keraguan …” Lihat juga ayat 114 d ‘Al-An’am.

Al-Furqan: “Al-Furqan” berarti “pembeda”. Membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebagaimana dinyatakan dalam ayat 1 dari Al-Furqan berarti: “Yang Mahatinggi (Allah) yang mengungkapkan Furqan, kepada hamba-hamba-Nya.” , bahwa ini bisa menjadi peringatan bagi seluruh dunia. “

Adz-Dzikir: Ini berarti “peringatan” sebagaimana dinyatakan dalam surat ayat 9 dari Al-Hijr yang berarti: “Kami yang menjatuhkan Adz-Dzikir dan sebenarnya kami adalah penjaga-nya” (lihat juga An- Nahl ayat 44).

Selain nama-nama ini, ada beberapa nama lain dari Al Qur’an. Imam As Suyuthi dalam bukunya Al-Itqan, menyebutkan nama-nama Alquran, di antaranya: Al-Mubin, Al-Karim, Al-Kalam, An-Nur.

  • Surat dalam Alquran

Total jumlah surat dalam Al-Qur’an adalah 114 huruf; nama dan batas setiap huruf, urutan ayat-ayatnya sesuai dengan kondisi yang ditentukan dan diajarkan oleh Nabi sendiri (taufiqi).

Beberapa surat Alquran memiliki nama dan beberapa memiliki lebih dari satu nama. Buku-buku Al-Quran diperiksa dalam hal panjang dan singkatnya dalam empat bagian:

Assab’uth Thiwal, tujuh huruf. Ini adalah: Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa, Al-A’raf, Al-An’aam, Al-Maidah dan Jonah.

Al-Miuun, surat yang berisi sekitar seratus ayat seperti: Hud, Joseph, Percaya dll.

Al-Matsaani, surat yang berisi kurang dari seratus ayat, seperti: Al-Anfaal, Al-Hijr dll.

Al-Mufashshal, surat pendek, seperti pada juz 30.

  • Huruf hijaiyah di awal surat

Dalam Al-Qur’an, ada 29 huruf dimulai dengan huruf hijaiyyah yang ada dalam surat-surat: Al-Baqarah, Ali Imran, Al-A’raf, Yunus, Yusuf, Ar-Ra’d, Ibrahim, Al-Hijr, Maryam , Thaha, Ashur, An-Naml, Al-Qashas, ​​Al-Ankabut, Ar-Rum, Lukman, As-Sajdah, Yasin, Shad, Al-Mu’min, Fushshilat, Ashur, Az-Zukhruf, Ad-Dukhan , Al-Jatsiyah, Al-Ahqaf, Qaf dan Al-Qalam (Nun).

Huruf hijaiyah ditemukan di awal masing-masing surat di atas, yang disebut “fawaatihush shuwar” menandakan pembukaan surat-surat. Banyak ulama telah menyatakan pendapatnya tentang arti dan pentingnya huruf hijab.

  • Distribusi Alquran

Sejak zaman sahabat Nabi, telah ada pembagian Al-Qur’an di ½, 1/3, 1/5, 1/7, 1/9 dan seterusnya. Divisi-divisi ini hanya dihafal dan dipraktikkan setiap hari atau semalam, dan tidak ditulis dalam Alquran atau marginnya. Saat itulah Al-Hajjaj bin Yusuf Ats Tsaqafi menulis dalam atau di sekitar Al-Qur’an dan menambahkan istilah-istilah baru.

Salah satu cara untuk mendistribusikan Alquran adalah dengan membaginya menjadi 30 juz, 114 huruf dan 60 hizb. Setiap huruf memiliki nama dan syairnya dan setiap hizb ditulis pada sisinya menjelaskan yang pertama, yang kedua, dll. Dan masing-masing hizb dibagi menjadi 4.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*